'Sulit Bagi Klub Indonesia Main Dua Laga dalam Satu Pekan'

'Sulit Bagi Klub Indonesia Main Dua Laga dalam Satu Pekan'

Rayana
Rayana Djakasurya

BANDUNG- Pengamat sepak bola Indonesia Rayana Djakasurya melihat sebaiknya agenda Liga 1 tak memaksakan masing-masing tim memainkan 2 pertandingan dalam satu minggu. Menurut dia, hal itu sangat mengganggu ketahanan fisik setiap pemain yang dampaknya tak baik saat pertandingan berlangsung. "Ini ada tim hari Minggu bertanding. Kemudian tengah minggu main lagi. Ini mengganggu ketahanan fisik pemain," kata Rayana, kepada Senin (10/7). Di Eropa, kata Rayana, memang biasa bagi setiap tim memainkan 2 pertandingan dalam satu minggu. Lantaran hampir semua tim di Benua Biru telah punya standar yang baik untuk membuat program terhadap pemain. Di Indonesia, menurut Rayana, belum dapat seperti itu. Terlebih, saat ini sepak bola Tanah Air masih berusaha bangkit setelah kevakuman selama 2 tahun akibat 2lisme PSSI dan sanksi dari FIFA. Akan tetapi, pengamat yang biasa disebut sebagai ahli sepak bola Italia ini memaklumi keputusan PSSI yang tak memfokuskan pertandingan Liga 1 pada akhir minggu saja. Rayana melihat PSSI masih dalam tahap membangkitkan lagi antusiasme sepak bola Indonesia. Terutama dalam menarik penonton sebanyak-banyaknya. Ia yakin PSSI telah memikirkan agar ke depan, sepak bola Indonesia perlahan dapat meningkatkan kualitas baik secara ekonomi, teknik sepak bola di lapangan hingga kualitas kinerja wasit untuk membuat sepak bola fair play. "Sekarang bagaimana sepak bola dapat ditonton setiap hari, susaha penonton banyak. Mutu dan kualitas belum dapat dijamin," kata Rayana.


Sumber : bola.republika.co.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Tahu Tidak? Jika Ternyata Karni Ilyas Menganut Agama Ini Sebagai Jalan Hidupnya

Baru 2 Bulan Menikah, Akhirnya Terbongkar Sifat Asli Suami Maia Estianty yang Sebenarnya

Diyakini Sering Transaksi Prostitusi, Video Lawas Vanessa Angel Ngaku 'Mahal' Disindir Rp 80 Juta